Kalau lagi ngobrol sama teman yang tinggal di Jakarta, topik ini hampir selalu muncul:
“Gila, hidup di Jakarta tuh mahal banget ya?”
“Gaji 10 juta di Jakarta cuma numpang lewat.”
Tapi… apakah benar semahal itu?
Jawabannya: bisa mahal, bisa juga sangat terjangkau, semuanya tergantung bagaimana kita mengatur hidup: pilih tinggal di mana, makan di mana, dan gimana kita bergerak sehari-hari.
Di artikel ini, kita bahas fakta biaya hidup di Jakarta 2025, lengkap dengan contoh harga nyata, perbandingan area, kisaran gaji yang cukup, dan tips biar tetap nyaman tinggal di ibu kota tanpa boros.
Kenapa Banyak Orang Bilang Jakarta Itu Mahal

1. Ada Dua “Jakarta”: Premium vs Standar
Jakarta memang unik. Dalam radius 5 menit, Anda bisa lihat:
- Area super premium seperti Sudirman, Thamrin, SCBD.
- Area terjangkau seperti Bendungan Hilir, Slipi, Setiabudi.
Contohnya begini:
Contoh fakta biaya hidup di Jakarta adalah, misalnya Anda bisa sarapan di kafe SCBD dengan harga Rp 120.000, tapi jalan 3 menit ke arah Benhil, ketemu warung makan padang dengan lauk lengkap hanya seharga Rp 25.000. Jadi, pengalaman bisa berbeda tergantung “Jakarta” versi mana yang mereka jalani.
2. Permintaan Hunian di CBD Sangat Tinggi

Wajar kalau harga sewa dan beli apartemen area ini lebih tinggi dibanding area lain. Bisa dibilang Thamrin–Sudirman–Kuningan adalah episentrum Jakarta yang ada:
- Kantor MNC
- Perusahaan unicorn
- Kedutaan
- Mall premium
- MRT & TransJakarta dalam radius jalan kaki
3. Lifestyle Jakarta Memang Cepat Membengkak

Source: instagram/row9jkt
Jakarta itu seperti buffet, semua ada. Dan kalau tidak hati-hati, yang keluar bukan cuma rasa kenyang… tapi juga dompet menipis.
Contoh pengeluaran yang sering membengkak:
- Minum kopi setiap hari (Rp 20–60 ribu/cup)
- Ride-hailing untuk jarak dekat
- Makan di mall terus
- Nongkrong tiap weekend
Jakarta memberi banyak pilihan, tapi tugas kita yang memilih dengan bijak.
Fakta Biaya Hidup di Jakarta (Update 2025 Lengkap + Contoh Realistis)

Mari kita hitung satu per satu.
- Kisaran Biaya Sewa Apartemen Jakarta Tahun 2025
Berikut kisaran biaya sewa apartemen Jakarta tahun 2025 untuk per bulan:
Thamrin / Sudirman / SCBD
- Studio: Rp 8–12 juta
- 1BR: Rp 12–18 juta
- 2BR: Rp 18–30 juta
Contoh nyata:
Seorang profesional muda yang kerja di SCBD biasanya pilih 1BR Rp 14 juta dan dia bisa jalan kaki ke kantor, hemat transportasi besar-besaran.
Kuningan / Setiabudi
- Studio: Rp 6–9 juta
- 1BR: Rp 9–14 juta
- 2BR: Rp 14–20 juta
Biasanya dipilih pekerja kantoran yang ingin lokasi dekat, tapi harga tidak setinggi Sudirman.
Kemang / Cipete (Jakarta Selatan)
- Studio: Rp 5–8 juta
- 1BR: Rp 8–12 juta
- 2BR: Rp 12–18 juta
Area ini populer untuk ekspat karena banyak pilihan coffeeshop untuk hangout maupun international school untuk proses belajar anak-anak mereka.
2. Biaya Makan & Groceries
Kisaran realistis biaya makan di Jakarta, dengan beberapa opsi berikut.
- Makan rumahan / warteg: Rp 15–35 ribu
- Restoran mall: Rp 80–150 ribu
- Kopi specialty: Rp 20–60 ribu
- Groceries bulanan: Rp 1,5–2,5 juta (tergantung apakah sering beli imported goods)
Contoh:
Jika Anda makan warteg + masak beberapa kali seminggu, pengeluaran makan bisa di bawah Rp 2 juta. Tapi kalau makan di mall tiap hari, siap-siap keluar Rp 4–6 juta per bulan.
3. Transportasi di Jakarta

Transportasi adalah faktor penentu apakah hidup di Jakarta terasa “mahal” atau “masih oke.”
- MRT/TransJakarta: super hemat, nyaman, cepat
- Ride-hailing: Rp 1–2 juta/bulan untuk pemakaian intens
- Mobil pribadi: bensin + parkir + tol Rp 1,5–3 juta/bulan
Contohnya:
Orang yang tinggal di Thamrin dan kerja di Sudirman bisa hanya pakai MRT, pengeluaran transportasi mungkin di bawah Rp 300.000/bulan.
4. Pengeluaran Lainnya
- Kebutuhan internet (WiFi / Paket Data): Rp 150–500 ribu
- Gym: Rp 300 ribu – 1 juta
- Entertainment: Rp 500 ribu – 2 juta
Totalnya bisa fleksibel sekali tergantung gaya hidup setiap orang.
Jakarta Pusat vs Jakarta Selatan vs Pinggiran, Mana Lebih Efisien?
1. Jakarta Pusat (Thamrin, Sudirman, SCBD)
Kelebihan:
- Bisa jalan kaki ke kantor
- Transportasi lengkap
- Mall & restoran high-end
Kekurangan:
- Harga lebih tinggi
- Ritme hidup sangat cepat
Cocok untuk: profesional muda hingga ekspat dengan jadwal yang cukup padat.
2. Jakarta Selatan (Kemang, Senopati, Kuningan)
Kelebihan:
- Banyak komunitas ekspatriat
- Lifestyle area (kafe, restoran, coworking)
- Variasi tipe hunian lebih banyak
Kekurangan:
- Daerah Jakarta Selatan cukup dikenal dengan macet di jam sibuk
Cocok untuk: pasangan muda dan pekerja kreatif.
3. Pinggiran (Tangerang, Bekasi, Depok)
Kelebihan:
- Harga properti jauh lebih murah untuk daerah pinggiran Jakarta.
Kekurangan:
- Commute bisa 1–2 jam, karena untuk memasuki wilayah Jakarta itu sendiri cukup memakan waktu di beberapa daerah.
Cocok untuk: keluarga yang butuh ruang lebih dan tidak keberatan commute dengan transportasi umum dan beberapa kali transit.
Jadi, Apakah Jakarta Mahal atau Tidak?
Jakarta Memang Mahal Jika…
- Tinggal di CBD + sering naik ride-hailing
- Makan restoran tiap hari
- Nongkrong tiap weekend
- Commute jauh setiap hari
Jakarta Tidak Mahal Jika…
- Tinggal dekat kantor
- Pakai MRT/TransJakarta
- Masak beberapa kali seminggu
- Pilih apartemen sesuai budget
Kuncinya satu: lokasi hunian.
Lokasi yang tepat bisa menghemat 30–50% pengeluaran bulanan.
Berapa Gaji yang “Cukup” Untuk Tinggal di Jakarta? (2025)
Berdasarkan pola pengeluaran rata-rata:
Single
Rp 8–12 juta → sudah bisa hidup nyaman.
Pasangan
Rp 15–25 juta → cukup untuk tinggal di area strategis.
Ekspat
Rp 25–60 juta → standar paket perusahaan.
Kenapa Banyak Orang Tetap Memilih Jakarta Walau Mahal?
Karena value-nya besar.
1. Peluang Karier Luar Biasa
Perusahaan besar, startup, agency kreatif, semuanya banyak di sini.
2. Lifestyle Komplit
Kafe, mall, art space, konser, komunitas di Jakarta semua ada.
3. Infrastruktur yang Terus Maju
MRT, LRT, airport rail link membuat mobilitas makin efisien.
Jakarta itu mahal jika salah memilih tapi sangat efisien kalau tempat tinggalnya tepat.
Tips Biar Hidup di Jakarta Nyaman Tanpa Boros

1. Pilih Hunian Dekat Rutinitas
Daripada murah tapi jauh, habis di waktu + transport. Bayangkan 2 jam perjalanan per hari → 60 jam per bulan hilang.
2. Maksimalkan Transportasi Publik
MRT & TransJakarta sekarang lebih bersih, cepat, dan predictable.
3. Pilih Unit Fully Furnished
Dengan memilih hunian fully furnished maka Anda dapat menghemat hingga 10–40 juta biaya furnitur awal.
4. Gabungkan Supermarket & Pasar Tradisional
Tips untuk membeli buah & sayur, Anda bisa beli di pasar untuk harga lebih terjangkau dan sisanya dari supermarket premium.
Rekomendasi Hunian Jakarta Berdasarkan Budget
Apartemen Budget Rp 3–5 Miliar, Untuk yang Cari Lokasi Premium & Mobilitas Maksimal
Kategori ini cocok untuk profesional yang ingin tinggal di pusat bisnis Jakarta (CBD), dengan akses cepat ke kantor, mall premium, MRT, dan fasilitas modern lainnya.
- Thamrin
Lokasi super strategis, tepat di jantung kota. Cocok untuk yang bekerja di Sudirman–MH Thamrin, dan ingin akses berjalan kaki ke mall seperti Grand Indonesia atau Plaza Indonesia. Dan Kempinski Private Residence Jakarta menjadi rekomendasi apartemen mewah siap huni di bilangan Thamrin.
- Sudirman
Dikelilingi gedung perkantoran dan fasilitas lengkap. Ideal untuk pekerja sektor finansial, konsultan, atau perusahaan multinasional.
- SCBD
Lifestyle + bisnis dalam satu kawasan. Banyak restoran, bar, dan pusat hiburan kelas atas. Cocok untuk profesional muda yang ingin hidup di area yang “happening”.
Rekomendasi Apartemen untuk area di atas:
Apartemen Budget Rp 1,5–3 Miliar, Untuk yang Ingin Seimbang Antara Lokasi & Harga

Pilihan terbaik bagi yang ingin tetap dekat area bisnis, tetapi dengan nilai lebih baik dan pilihan gedung lebih beragam.
- Kuningan
Sangat strategis dengan akses ke Rasuna Said dan Mega Kuningan. Banyak gedung apartemen modern, dekat ke mall Lotte Avenue & Setiabudi One.
- Bendungan Hilir (Benhil)
Area yang hidup dengan pilihan kuliner lokal dan akses cepat ke MRT. Harga lebih ramah dibanding CBD, tetapi lokasi tetap sangat taktis.
- Setiabudi
Area dengan banyak pilihan apartemen nyaman dengan fasilitas lengkap, dekat perkantoran dan tempat makan.
Rekomendasi Apartemen untuk area di atas:
Apartemen Budget Rp 800 Juta – 1,5 Miliar, Value Terbaik untuk First-Home Buyer & Investor
Pilihan tepat bagi yang ingin masuk pasar properti Jakarta dengan harga lebih terjangkau, tapi masih berada di area yang berkembang pesat.
- Kemang Village
Lebih dari sekadar apartemen, ini adalah kompleks terpadu dengan mall, sekolah internasional, dan berbagai fasilitas lifestyle. Cocok untuk pasangan muda, ekspat, atau investor yang mencari rental demand stabil.
- TB Simatupang
Area berkembang pesat di Jakarta Selatan, dekat pusat bisnis Simatupang yang penuh kantor. Harga lebih terjangkau, tapi akses transportasi dan fasilitas masih sangat baik.
Rekomendasi Apartemen untuk area di atas:
Fakta Biaya Hidup di Jakarta, Apakah Mahal?
Kembali lagi dengan perspektif dan gaya hidup masing-masing, jika ingin tahu apakah gaji Anda cukup buat hidup nyaman di Jakarta? Atau Anda sedang persiapan relokasi?
Fakta biaya hidup di Jakarta semakin jelas terlihat dengan file gratis di bawah ini yang bisa bantu menentukan budget yang paling realistis:
Download Now: Jakarta Cost of Living Calculator 2026 (Expat Edition)
Download Sekarang: Kalkulator Biaya Hidup Jakarta Pusat & Jakarta Selatan 2026
📍 Temukan apartemen ideal di Jakarta Pusat & Selatan bersama Noble Asia
🌐 noblepropertiesasia.com
💬 Konsultasi Relokasi via Whatsapp ke nomor 6281316685505
FAQ: Pertanyaan yang Sering Dicari Tentang Biaya Hidup Jakarta
- Berapa biaya hidup single per bulan?
Rp 6–12 juta tergantung lokasi & gaya hidup. - Berapa sewa apartemen di Jakarta Pusat?
Studio mulai Rp 6–12 juta; 2BR Rp 18–30 juta. - Perlu mobil untuk tinggal di Jakarta?
Tidak. Transportasi publik sudah sangat membantu. - Mana lebih murah, Jakarta Pusat atau Selatan?
Selatan lebih fleksibel tergantung area. - Benarkah gaji 10 juta masih kurang?
Tergantung gaya hidup — banyak yang cukup. - Apakah Kemang cocok untuk ekspatriat?
Ya, komunitas internasional besar. - Lebih baik kos atau sewa apartemen?
Apartemen lebih nyaman, aman, dan efisien. - Apakah bisa hidup hemat?
Bisa, asal lokasi & rutinitas tepat. - Area paling efisien untuk profesional muda?
Thamrin–Sudirman. - Apakah apartemen Rp 3–5M cocok untuk investasi?
Cocok, terutama di CBD yang demand-nya stabil.